Rabu, 24 Juni 2015

Penyakit Sistem Respirasi Seri 1/4


1. Influenza
2 Pertusis
3 Acute Respiratory distress syndrome (ARDS)
4 SARS
5 Flu burung


Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :
influenza,  Pertusis,
Acute Respiratory distress, syndrome (ARDS),

,SARS

Daftar Penyakit Sistem Respirasi Laring dan Faring (Seri2)





Laring dan Faring
6 Faringitis
7 Tonsilitis
8 Laringitis
9 Hipertrofi adenoid
10 Abses peritonsilar
11 Pseudo-croop acute epiglotitis
12 Difteria (THT)
13 Karsinoma laring
14 Karsinoma nasofaring



Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :
Faringitis , Tonsilitis,  Laringitis,  Hipertrofi adenoid, Abses peritonsilar, 

Pseudo croop acute epiglotitis, Difteria (THT), Karsinoma laring,  Karsinoma nasofaring,  

Penyakit Sistem Respirasi Trakea Seri 3




Penyakit Sistem Respirasi Trakea Seri 3
15 Trakeitis
16 Aspirasi
17 Benda asing



Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :

Trakeitis, Aspirasi,  Benda asing, Verri JP MA, Thera Afiat, Kelapa Gading, Artikel

Penyakit Sistem Respirasi Seri 4



Paru
18 Asma bronkial
19 Status asmatikus (asma akut berat)
20 Bronkitis akut
21 Bronkiolitis akut
22 Bronkiektasis
23 Displasia bronkopulmonar
24 Karsinoma paru
25 Pneumonia, bronkopneumonia
26 Pneumonia aspirasi
27 Tuberkulosis paru tanpa komplikasi
28 Tuberkulosis dengan HIV
29 Multi Drug Resistance (MDR)
30 Pneumothorax ventil
31 Pneumothorax
32 Efusi pleura
33 Efusi pleura masif
34 Emfisema paru
35 Atelektasis
36 Penyakit Paru Obstruksi Kronik (PPOK) eksaserbasi akut
37 Edema paru
38 Infark paru
39 Abses paru
40 Emboli paru
41 Kistik fibrosis
42 Haematothorax
43 Tumor mediastinum
44 Pnemokoniasis
45 Penyakit paru intersisial
46 Obstructive Sleep Apnea (OSA)


Untuk info gurah dan Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label:

Paru, Asma bronchial,  Status asmatikus, asma akut berat,  Bronkitis akut,  Bronkiolitis akut,  Bronkiektasis,  Displasia bronkopulmonar,  Karsinoma paru,  
Pneumonia, bronkopneumonia,  Pneumonia aspirasi, Tuberkulosis paru tanpa komplikasi, Tuberkulosis dengan HIV,  Multi Drug Resistance (MDR),  Pneumothorax ventil,  Pneumothorax,  Efusi pleura,  Efusi pleura massif,
Emfisema paru,  Atelektasis,  Penyakit Paru Obstruksi Kronik,  PPOK,  eksaserbasi akut,  Edema paru ,  Infark paru,  Abses paru,  Emboli paru,  Kistik fibrosis, Haematothorax,  Tumor mediastinum,  Pnemokoniasis,  Penyakit paru intersisial

, Obstructive Sleep Apnea (OSA)

Selasa, 23 Juni 2015

Kandungan Metabolit Tanaman Obat


Kandungan Metabolit :
1. Metabolit Primer
= Senyawa kimia yg sangat memegang peranan dalam proses metabolisme utama seperti pernapasan, pembentukkan energi, pencernaan dan proses pembuangan yg mencirikan makhluk tersebut masih mengadakan metabolisme.
Terdiri dari :
a. Karbohidrat
b. Protein
c. Lemak
d. Asam Nukleat
2. Metabolit Sekunder
= Hasil proses sekunder yg mempunyai kemampuan bioaktivitas sebagai penangkis serangan jika ada makhluk hidup lain yg mengganggu, seperti hama penyakit, dan sebagai daya tarik tumbuhan tsb.
Terdiri dari :
a. Alkaloid
b. Saponin
c. Tanin
d. Flavonoid
e. Kuinon
f. Kumarin
g. Steroid & Terpenoid
h. Minyak Atsiri


Alkaloid
- Senyawa beracun
- Rasanya pahit
Efek Farmakologi/fungsi :
- Stimulan
- Analgesik
- Hyper/Hypotensi
- Antimalaria
- Antelmintik
Contoh : Simplisia Kina
Saponin
- Senyawa aktif permukaan
- Bersifat seperti sabun/ kemampuan membentuk busa
Efek Farmakologi/fungsi :
- Antibiotik lemah dan antimikotik tinggi
- Merangsang lapisan lendir mulut, perut dan usus
- Meningkatkan daya absorbsi senyawa diuretika dan merangsang kerja ginjal
- Anti Infeksi dan anti jamur
Contoh : Simplisia Akar Manis
Tanin
Rasanya pahit dan kelat
Efek Farmakologi / fungsi:
- Antiseptik
- Astringen
- Antidiare
- Kasus keracunan alkaloid
Contoh : Simplisia Gambir
Flavanoid
- Pigmen tumbuhan dengan warna kuning, kuning jeruk dan merah
Efek Farmakologi/Fungsi :
- Antikanker
- Antiinfluenza
- Kasus penyakit vaskuler
- Kasus penyakit ateroskelosis
Contoh :
Simplisia kembang sepatu
Kuinon
- Zat warna yang terdapat dalam tumbuh-tumbuhan
Efek Farmakologi/Fungsi :
- Antioksidan
- Antikanker
- Antiseptik
- Antibiotik
- Laksativ
Contoh :
Simplisia Lidah Buaya
Kumarin
- Berupa minyak atsiri
- Menyebabkan timbulnya aroma yang khas sesaat setelah kedua tumbuhan itu dibabat
Efek Farmakologi/Fungsi :
- Antikoagulan
- Antibiotik
- Antioksidan
Contoh : Simplisia beluntas
Steroid dan Terpenoid
Terpenoid :
- senyawa tanpa warna
- terdapat pada minyak hati ikan hiu, minyak nabati (minyak zaitun)
Steroid :
- Senyawa organik lemak sterol tidak terhidrolisis
Efek Farmakologi/Fungsi :
- Peluruh lemak
Contoh : Simplisia Jatibelanda
Minyak Atsiri
- Cairan jernih yang mempunyai bau seperti tumbuhan asalnya
Efek Farmakologi/Fungsi :
- Menolak serangga sehingga mencegah pembusukkan dari daun dan bunga
- Menarik serangga untuk membantu penyerbukan
- Analgesik
- Stomakik
- Ekspektoran
- Diuretik
Contoh : Simplisia Lengkuas
(Sumber : Materi Pengembangan Jamu dalam Dharma Usada
Oleh Ibu Erna Daun Mas)
Sementara itu, sebaiknya u alkaloid tdk berdiri sendiri. Atau dosisnya sekecil mungkin.
Klo kita lihat bbrp literatur tanaman obat, setiap tanaman diciptakan sgt unik. Kandungan penetral sebenarnya sdh dimiliki oleh tanaman tsb. Krn memiliki metabolit sekunder yg komplek tadi. Blm pernah ditemukan 1 tanaman hanya punya alkaloidnya saja. Klo dibaca dg teliti ada kok penetral alkaloidnya.
Untuk info Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Label :
metabolit primer, metabolit sekunder, tanaman obat, thera Afiat, Verri JP MA, Kelapa Gading, Artikel,









Senin, 22 Juni 2015

jintan Hitam


Jintan Hitam Habbatusauda

Habbatussauda Penjaga Stabilitas Gula Darah.

Seorang peneliti dari Institut Pertanian Bogor, Dr. Sedarnawati Yasni menyatakan habbatussauda (jintan hitam) mujarab mengatasi diabetes melitus.
Hal ini sejalan dengan penelitian Abdullah O. Bamosa, dkk. yang dipublikasikan pada Indian J Physiol Pharmacol tahun 2010 yang melakukan kajian kontrol glikemik pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2 terhadap penggunaan habbatussauda (jintan hitam).

Biji jintan hitam (habbatussauda) ditambahkan dalam terapi pengobatan pasien diabetes melitus tipe 2.
Sebanyak 94 pasien penderita diabetes melitus tipe 2 dilibatkan dalam penelitian ini.

Pasien dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan. Pasien diberikan terapi kapsul biji jintan hitam dengan dosis 1, 2, dan 3 gram/hari selama tiga bulan.

Hasil penelitian menunjukkan pemberian kapsul biji jintan hitam dengan dosis 2 gram/hari secara nyata dapat menurunkan kadar glukosa darah puasa sebanyak 56 mg/dL, menurunkan kadar glukosa darah 2 jam setelah makan, dan menurunkan kadar hemoglobin terglikosilasi sebanyak 1,52%. (SourceAbdullahSonny)

Untuk info Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:


Label :

Jintan Hitam, Habbatusauda,  thera afiat, Verri JP MA, artikel,

MERS


Mers

Virus Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS-CoV) terus menyebar di beberapa negara. Meski di Indonesia belum ada yang positif terkena, namun harus terus dicegah penyebaran virus corona ini. Pasalnya bila tidak segera mendapatkan pengobatan dan perawatan medis, penderita bisa menyebabkan kematian.

Dokter Hewan Surachmi Setyaningsih dari Departemen Ilmu Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner, Institut Pertanian Bogor (IPB) menyebutkan, MERS atau penyakit pernapasan akut disebabkan oleh virus corona dan awalnya ditemukan di Timur Tengah seperti Yordania, Qatar, Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

“Jika dilihat dari beberapa kasus, virus ini bisa menyebar hingga ke luar Timur Tengah karena orang yang pernah berkunjung ke Timur Tengah dan yang rentan kena rata-rata berusia lanjut serta mempunyai daya tahan tubuh lemah,” katanya saat diskusi penyakit hewan di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Senin (22/6/2015).

Surachmi menuturkan, MERS-CoV merupakan penyakit yang biasa ditemukan pada hewan yang kemudian ditemukan pula menginfeksi manusia melalui hewan. Bahkan saat ini, seperti di Korea Selatan penyebaran virus MERS-CoV sangat mudah yakni menular dari manusia yang terinfeksi ke manusia yang sehat.

“Sebagian besar orang yang terinfeksi MERS-CoV berkembang menjadi penyakit saluran pernapasan akut gejalanya demam, batuk, dan napas pendek. Sekitar separuh dari jumlah penderita meninggal. Sebagian dari penderita dilaporkan menderita penyakit saluran pernapasan tingkat sedang. Satu-satunya gejala yang sering dialami seluruh pasien adalah demam di atas 38 °C,” papar Setyaningsih.

Gejala tersebut biasanya muncul 2 hingga 10 hari setelah terpapar. Pada kebanyakan kasus gejala biasanya muncul antara 2 hingga 3 hari.

Sedangkan tanda fisik, kata dia, tidak begitu kelihatan dan mungkin tidak ada. Namun, gejala bisa diketahui apabila orang mengalami tachypnea (nafas cepat). Kemudian, pernapasan tidak teratur dan tingkat kesadaran menurun serta pusing. (liputan6)


Untuk info Herbal hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :
Mers, Timur Tengah, Verri JP MA, RS Thera Afiat, thera afiat, artikel, Kelapa Gading,