Minggu, 04 September 2016

Bahaya Trigliserida


Bahaya Trigliserida Tinggi

Trigliserida merupakan salah satu jenis lemak terpenting dan yang utama yang mengalir dalam aliran darah.

Di dalam aliran darah ada HDL atau yang diistilahkan dengan kolesterol baik dan LDL atau yang sering dikonotasikan sebagai kolesterol jahat, jika kadar trigliserida tinggi pada beberapa bagian tubuh misalnya seperti pada dinding pembuluh darah dan juga hati.

Manusia sebenarnya sangat membutuhkan Trigliserida karena tubuh manusia akan memanfaatkannya sebagai energi.

Akan tetapi kadar Trigliserida yang tinggi dapat menyebabkan beberapa keluhan kesehatan seperti misalnya penyumbatan pada pembuluh arteri.

Diabetes termasuk salah satu penyakitnya akibat yang ditimbulkan oleh kadar trigliserida yang tinggi.

Disamping itu Trigliserida yang tinggi juga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi, salah satu komplikasi yang bisa saja terjadi jika dalam tubuh seseorang yang mempunyai kadar trigliserida tinggi adalah penyakit aterosklerosis yang berujung kepada munculnya bahaya penyakit jantung dan juga stroke.

Selain itu komplikasi lain akibat tingginya kadar Trigliserida dalam tubuh seseorang adalah timbulnya gejala diabetes yang mana hal tersebut diakibatkan oleh jumlah dari Trigliserida yang sangat tinggi pada sel lemak yang akan merangsang pelepasan dari sel-sel inflamasi tertentu yang biasa disebut dengan cytokine dalam aliran darah.

Komplikasi lain yang juga dapat terjadi akibat trigliserida tinggi adalah sindrom metabolik yang mana sindrom tersebut merupakan gabungan dari beberapa jenis penyakit komplikasi yang terjadi sebelumnya misalnya seperti jantung, diabetes melitus, hipertensi dan juga obesitas.

Pada beberapa orang yang memiliki masalah dengan kolesterol terkadang dengan adanya trigliserida tinggi akan menimbulkan rasa gatal, bintik seperti luka kecil dan jerawat yang bisa muncul pada beberapa bagian tubuh seperti pada tangan, kaki, serta lengan dan juga pada bokong.

Seringkali orang yang memiliki penyakit kolesterol dan memiliki kadar Trigliserida yang tinggi akan mengalami masalah rasa gatal yang sangat mengganggu pada beberapa bagian tubuh tersebut.

Dan jika jumlah Trigliserida dalam darah semakin meningkat maka akan berakibat dengan berlebihnya sel-sel lemak yang ada di dalam tubuh dan yang tersimpan di dalam hati atau liver, yang mana hal tersebut akan membuat organ hati atau liver nantinya lama-kelamaan akan mengalami kerusakan.

Kadar trigliserida yang tinggi seharusnya dinormalkan dengan melakukan tindakan pengobatan secara dini sebagai upaya pencegahan penyakit lanjutan seperti yang telah disebutkan di atas .
Bisa dengan terapi bekam atau terapi lintah. (Sonyabdullah)

 Http://bekammedik.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Jumat, 02 September 2016

Hipersensitivitas Tubuh

Hipersensitivitas

Jika sistem kekebalan tubuh menimbulkan berbagai macam reaksi yang tidak diinginkan atau hipersensitivitas, Anda harus waspada karena bisa merusak tubuh bahkan berakibat fatal.

Sejatinya fungsi sistem kekebalan tubuh adalah untuk melindungi tubuh dari penyakit dan unsur-unsur yang berpotensi berbahaya untuk tubuh. Namun ada juga kondisi di mana sistem kekebalan tubuh keliru dan bereaksi berlebihan sehingga menimbulkan reaksi yang tidak diinginkan. Hal ini disebut hipersensitivitas. Reaksi yang tak dikehendaki tersebut bisa saja merusak tubuh, membuat tak nyaman bahkan berakibat fatal. Hipersensitivitas meliputi alergi ringan, anafilaksis, hingga kondisi autoimun.

seperti apa kondisi hipersensitivitas - alodokter

Untuk hipersensitivitas terjadi, tubuh pertama akan terpapar unsur penyebab reaksi tersebut atau yang dikenal dengan istilah antigen. Setelah terjadi kontak antara tubuh dan antigen, sistem kekebalan tubuh kemudian bereaksi

Secara umum hipersensitivitas dibagi menjadi empat tipe, yaitu:

Reaksi hipersensitivitas tipe 1
Tipe ini sama dengan alergi dan biasa disebut reaksi hipersensitivitas langsung atau segera. Reaksi hipersensitivitas tipe 1 melibatkan sejenis antibodi yang disebut imunoglobulin  E (IgE). Senyawa IgE tersebut akan melepaskan histamin yang kemudian bisa memicu reaksi alergi ringan hingga yang parah seperti anafilaksis. Disebut reaksi hipersensitivitas ‘segera’ karena respons yang terjadi dari hipersensitivitas tipe ini terjadi dalam waktu kurang dari satu jam.

Beberapa reaksi yang timbul akan tergantung sistem organ mana yang terpengaruh. Namun secara umum reaksi hipersensitivitas tipe ini adalah:

Urticaria atau biduran, yaitu ruam gatal pada kulit
Rhinitis atau reaksi alergi pada saluran pernapasan yang menyebabkan bersin, hidung tersumbat atau berair, dan gatal.
Asma menyebabkan penyempitan saluran napas, produksi lendir, dan radang saluran napas yang mengakibatkan sesak pada dada dan kesulitan bernapas.
Anafilaksis adalah reaksi alergi yang berdampak pada seluruh tubuh dan dapat menyebabkan kematian. Reaksi anafilaksis bisa meliputi kesulitan bernapas, tekanan darah menurun drastis dan tenggorokan serta wajah membengkak sehingga berpotensi berakibat fatal. Jika terjadi, penderita perlu segera mendapat pertolongan medis.
Reaksi hipersensitivitas tipe 2
Tipe kedua dari reaksi hipersensitivitas biasa disebut reaksi hipersensitivitas citotoksik yang berarti akibat reaksi hipersensitivitas, sel tubuh yang normal secara keliru dimusnahkan oleh sistem kekebalan tubuh sendiri. Reaksi ini melibatkan antibodi imunoglobulin G (IgG) atau imunoglobulin  M (IgM).

Contoh dari reaksi hipersensitivitas jenis ini adalah anemia hemolitik autoimun, trombositopenia, penyakit rematik jantung, penolakan transplantasi organ, dan jenis radang kelenjar tiroid Hashimoto.

Reaksi hipersensitivitas tipe 3
Reaksi hipersensitivitas jenis ini meliputi jenis antibody imunoglobulin (IgM) atau G (IgG). Antibodi dan antigen, yaitu unsur penyebab produksi antibodi, akan bergabung menjadi suatu kombinasi dan beredar dalam darah. Kombinasi antara antibodi dan antigen ini disebut kompleks imun. Kompleks imun kemudian memicu respons inflamasi tubuh dan bisa terdeposit pada pembuluh darah berbagai organ. Misalnya, jika tetanam pada ginjal, dapat menyebabkan glomerulonefritis atau peradangan pembuluh darah ginjal, atau jika tertanam pada sendi, dapat menyebabkan rheumatoid arthritis. Reaksi hipersensitivitas tipe 3 umumnya muncul 4-10 hari setelah tubuh terpajan antigen.

Reaksi hipersensitivitas tipe 4:
Reaksi hipersensitivitas tipe 4 disebut sebagai reaksi hipersensitivitas yang tertunda karena reaksinya relatif lebih lama dibanding dengan tipe-tipe lain. Berbeda dengan tipe hipersensitivitas lainnya yang mana antibodi berperan utama, dalam tipe ini, sejenis sel darah putih yang disebut sel T yang berperan dalam menyebabkan reaksi dan gejala-gejala yang ada.  Contoh hipersensitivitas tipe 4 adalah kontak dermatitis dan berbagai bentuk reaksi hipersensitivitas akibat obat-obatan.

Melihat banyaknya reaksi hipersensitivitas yang bisa terjadi, maka penanganan yang dibutuhkan pun tergantung pada jenis reaksi yang diderita. Penderita asma tentu berbeda penanganannya dengan biduran, demikian pula dengan penderita jenis reaksi hipersensitivitas yang lain. Untuk itu konsultasikan kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Kenali unsur penyebab hipersensitivitas Anda agar dapat senantiasa dihindari.

Http://herbalismedik.blogspot.co.id
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Jumat, 26 Agustus 2016

Laringitis dan Radang Tenggorokan



Laringitis

Laringitis merupakan peradangan yang terjadi pada laring (letak pita suara di tenggorokan). Penderita laringitis umumnya akan mengalami gejala-gejala, seperti nyeri tenggorokan, batuk-batuk, demam, sulit bicara, suara yang dikeluarkan serak, atau bahkan kehilangan suara sama sekali.

Pada penderita anak-anak dengan struktur saluran pernapasan yang kecil, gejala sulit bernapas bahkan bisa terjadi. Meski begitu, ini hanya terjadi pada beberapa kasus saja dan pada orang dewasa jarang sekali terjadi.

Gejala laringitis biasanya pulih dalam waktu satu minggu tanpa pengobatan. Namun gejala bisa muncul secara tiba-tiba dan terus memburuk selama dua sampai tiga hari. Masalah sulit bicara dan suara serak biasanya menjadi gejala yang terakhir pulih dibandingkan gejala laringitis lainnya.

Terjadinya radang atau pembengkakan pada laring bisa disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

- Kerusakan pada pita suara

- Infeksi virus, bakteri, dan jamur

- Reaksi alergi

- Naiknya asam lambung ke tenggorokan lewat kerongkongan

- Mengering dan teriritasinya laring

Pengobatan laringitis secara tradisional bisa dengan gurah hidung atau gurah cor.

Http://gurahcor.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Darah Kental



Darah muda Darahnya para remaja
Waspadai Darah Kental Di Usia Muda

Bagi Anda yang sering mengalami migrain, jangan pernah menganggap sepele keluhan tersebut. Bisa jadi sakit kepala sebelah yang Anda rasakan itu merupakan gejala awal dari sindrom darah kental.

Sindrom darah kental adalah serangkaian gejala yang muncul akibat kekentalan darah berlebihan. Akibat darah terlalu kental, aliran darah ke seluruh tubuh menjadi tidak lancar. Pasokan oksigen ke sel-sel tubuh pun terhambat. Migrain adalah salah satu gejala karena pasokan oksigen ke otak tersendat.

”Di dunia kedokteran, darah kental sebenarnya bukan hal baru, tetapi tidak banyak orang tahu atau waspada dengan darah kental. Padahal, sudah banyak korban stroke atau serangan jantung akibat darah kental,” kata dr Aru W Sudoyo, spesialis hematologi-onkologi (konsultan) Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.

Darah menjadi kental karena kekurangan cairan darah atau trombosit (zat yang berperan dalam pembekuan darah) sehingga mudah lekat satu sama lain. Bila seseorang memiliki kolesterol tinggi atau punya kebiasaan merokok, darah yang sudah kental semakin susah mengalir.

Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah membuat penampang pembuluh darah menyempit. Adapun asap rokok akan merusak lapisan dinding pembuluh darah bagian dalam (endotel).

Endotel ini turut mengaktifkan sistem pembekuan darah. Apabila endotel rusak, trombosit akan mudah melekat satu sama lain. Hambatan-hambatan dalam pembuluh darah ini dikenal sebagai trombosis.

Trombosis bisa terjadi di seluruh pembuluh darah. Karena itu, dampaknya tergantung dari bagian pembuluh darah yang terhambat. Jika trombosis terjadi di pembuluh otak, akan terjadi stroke. Sementara itu, pada pembuluh jantung akan menyebabkan serangan jantung.

#solusinya BEKAM aja!
 Http://bekammedik.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247



Kamis, 25 Agustus 2016

Manfaat Binahong

Daun BINAHONG

Nama ilmiah: Anredera cordivolia
Famili: Basellaceae

Deskripsi: Berupa tumbuhan menjalar, berumur panjang (perenial), bisa mencapai panjang +/- 5 m. Akar berbentuk rimpang, berdaging lunak. Batang lunak, silindris, saling membelit, berwarna merah, bagian dalam solid, permukaan halus, kadang membentuk semacam umbi yang melekat di ketiak daun dengan bentuk tak beraturan dan bertekstur kasar.

Daun tunggal, bertangkai sangat pendek (subsessile), tersusun berseling, berwarna hijau, bentuk jantung (cordata), panjang 5 - 10 cm, lebar 3 - 7 cm, helaian daun tipis lemas, ujung runcing, pangkal berlekuk (emerginatus), tepi rata, permukaan licin, bisa dimakan. Bunga majemuk berbentuk tandan, bertangkai panjang, muncul di ketiak daun, mahkota berwarna krem keputih-putihan berjumlah lima helai tidak berlekatan, panjang helai mahkota 0,5 - 1 cm, berbau harum. Perbanyaan Generatif (biji), namun lebih sering berkembang atau dikembangbiakan secara vegetatif melalui akar rimpangnya.

Kandungan yang terdapat di daun Binahong cukup banyak di antaranya antioksidan, asam arkobat, total fenol, dan protein yang cukup tinggi sehingga bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Manfaat Binahong :

Daun, akar, dan batangnya digunakan untuk memulihkan stamina yang loyo, meningkatkan vitalitas pria, menyembuhkan luka luar dan dalam, diabetes, gagar otak, analgesic, memar, rematik, pegal linu, nyeri urat / asam urat , radang ginjal dan mampu menghaluskan kulit terutama jerawat pada wajah.

Http://obatjamu.blogspot.com
Http://herbalismedis.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl kelapa sawit raya blok DD No 15
Kelapa Gading
JAKARTA UTARA
Hp08111494599,
087883171247

Tentang Hypnotherapy



*Hypnotherapy / hipnosis*

1. Semua hipnosis ialah self-hypnosis

Pandangan yang salah ialah bila client berpikir bahwa ia akan dihipnosis oleh terapis. Seolah-olah hipnosis ialah sesuatu yang dilakukan oleh hipnoterapis kepada client. Yang benar, hipnosis ialah sesuatu yang dilakukan oleh client kepada dirinya sendiri dengan mengikuti anjuran, saran, sugesti, atau bimbingan terapis.

2. Hipnoterapis hanya sebagai navigator sedangkan client ialah pengemudi

Saat melakukan terapi peran hipnoterapis hanya sebagai navigator yang mengarahkan & membimbing pikiran bawah sadar client untuk melakukan hal tertentu. Bila client tidak bersedia melakukan yang disarankan hipnoterapis maka terapi tidak bisa berjalan dengan baik. Dengan demikian dibutuhkan kerjasama antara hipnoterapis & client. client berperan sebagai co-therapist.

3. client tetap sadar walau telah masuk kondisi trance yang dalam

Banyak yang berpikir bahwa seseorang masuk kondisi hipnosis maka ia akan lupa ingatan atau menjadi tidak sadar, tidak tahu apa yang terjadi di sekitarnya & begitu bangun sdh sembuh. Ini pandangan yang salah. Yang benar, saat dlm kondisi trance, sedalam apapun trance-nya, client tetap sadar & memegang kendali penuh atas pikirannya.

Namun ada juga client yang bersikeras dengan pandangannya yaitu orang dihipnosis akan tidak sadar. Bila hipnoterapis sudah menjelaskan dengan gamblang apa itu kondisi hipnosis & client tetap bersikukuh dengan pandangan atau pemahamannya maka terapi tidak bisa dilanjutkan.

4. Kesembuhan client   sepenuhnya ialah tanggung jawab client, bukan tanggung jawab terapis.

Klien perlu menyadari bahwa tanggung jawab kesembuhan ada pada diri client, bukan pada terapis. Peran hipnoterapis hanya membantu atau memfasilitasi proses terapi dengan menggunakan sumber daya yang ada dlm diri client untuk kesembuhan client.

Ada client, pada level pikiran bawah sadar, bersikeras tidak ingin sembuh dari masalahnya karena ternyata ia mendapat keuntungan dari masalah yang dialaminya. hipnoterapis sudah tentu dapat melakukan edukasi ulang pikiran bawah sadar client. Namun bila client bersikeras tidak atau belum bersedia sembuh maka hipnoterapis harus menghargai keputusan ini.

5. client datang atas keinginan atau kesadarannya sendiri.

Untuk mengatasi suatu masalah dibutuhkan motivasi yang tinggi dari client. Semakin tinggi motivasinya maka akan semakin mudah client   sembuh. client yang datang kehipnoterapis dengan motivasi yang tinggi sebenarnya sdh sembuh. Tugas hipnoterapis tinggal melakukan sentuhan akhir saja.

Namun yang seringkali terjadi client datang bukan atas kemauan atau kesadarannya sendiri namun karena rayuan, bujukan, desakan, paksaan, & atau ancaman orang lain. Bila ini yang terjadi dapat dipastikan client tidak akan sembuh.

6. client mengijinkan dirinya untuk diterapi.

Ada client yang karena alasan tertentu tidak mengijinkan dirinya untuk diterapi. Alasannya bisa takut, merasa tidak nyaman, tidak percaya sama terapis, pandangan atau pemahaman yang kurang tepat mengenai hipnoterapi, atau client menemui hipnoterapis bukan atas kesadaran & keinginannya sendiri.

Agar hasil terapi bisa maksimal maka harus ada niat sungguh-sungguh dari client untuk berubah atau keluar dari masalah.

7. client terbuka & jujur

Keterbukaan & kejujuran dlm berkomunikasi & mengungkap berbagai data yang dibutuhkan untuk mengatasi masalah ialah hal yang sangat penting. client, dlm kondisi hipnosis, tetap sadar & dapat mengendalikan pikirannya sepenuhnya. Ia dapat berbohong atau tidak mengungkap data penting yang dibutuhkan.

8. client percaya pada terapis

Bila client, karena alasan tertentu, merasa kurang yakin atau percaya pada hipnoterapis maka sebaiknya jangan melakukan terapi. Ketidakpercayaan atau perasaan ragu terhadap hipnoterapis sangat menghambat proses terapi. client berhak memutuskan tidak melanjutkan terapi.

9. client pasrah & ikhlas menjalani bimbingan terapis

Kepasrahan & keikhlasan ialah hal mutlak. client   bersikap pasif, reseptif, & mengijinkan terapi berjalan tanpa ia perlu melakukan upaya secara sadar. Hipnoterapi bukan cognitive therapy. Hipnoterapi ialah terapi yang dilakukan dlm kondisi atau dengan bantuan kondisi hipnosis.

Untuk bisa masuk ke pikiran bawah sadar yang dibutuhkan ialah niat, kepasrahan, & keikhlasan. Semakin pasrah semakin baik. Bila client berusaha atau berupaya untuk bisa tance maka semakin ia berusaha akan semakin tidak bisa. Trance ialah sesuatu yang terjadi secara alamiah & tidak membutuhkan upaya sadar.

10. client jelas aspek apa yang ingin diatasi dengan hipnoterapi.

Ada client yang datang kehipnoterapis namun tidak jelas apa yang ingin diterapi. Ketidakjelasan ini membuat pikiran bawah sadar bingung & tidak bisa fokus membantu client dlm proses terapi.

11. dlm satu sesi hipnoterapi hanya satu aspek saja yang dibereskan.

Ada client, mungkin karena ingin hemat biaya, meminta hipnoterapis membereskan beberapa masalah dlm satu sesi terapi. Untuk terapi yang efektif dibutuhkan pikiran yang fokus serta target & prioritas yang jelas. Untuk itu client perlu menetapkan dengan hati-hati & jelas apa masalah paling utama & penting untuk dibereskan di sesi hipoterapi. & yang juga perlu diingat yaitu satu sesi hipnoterapi berlangsung sekitar 2 jam.

Biasanya bila waktunya masih cukup maka hipnoterapis bisa membantu client mengatasi masalah lain. Jadi, dlm satu sesi sebaiknya fokus pada satu masalah saja.

12. Hipnoterapi ialah kontrak upaya bukan kontrak hasil

Terapis tidak boleh memberikan jaminan atau garansi kesembuhan. Hal ini juga berlaku bagi healing professional lain seperti psikiater, dokter, psikolog, & konselor. Dengan demikian bila ada client yang meminta jaminan atau garansi kesembuhan maka client seperti ini tidak bisa dilayani.

13. Hipnoterapi bukan pil ajaib / client tidak over-ekspektasi

Walau hipnoterapi terbukti secara klinis & empiris sangat efektif untuk mengatasi berbagai masalah yang berhubungan dengan mental & atau emosi, namun sama halnya teknik terapi lainnya hipnoterapi juga punya keterbatasan. Proses terapi membutuhkan waktu.

14. Komit menjalani hingga 3 sesi konsultasi & atau terapi

Klien perlu komit untuk menjalani terapi antara satu hingga tiga sesi. Komitmen awal ialah untuk 2 sesi. Satu sesi berlangsung selama 2 (dua) jam. Bila masih dibutuhkan terapi bisa dilanjutkan hingga 3 sesi.

Pada sesi pertama, bila hipnoterapis menilai client siap, maka bisa langsung dilakukan terapi. Namun bila hipnoterapis menilai client belum siap maka hanya akan dilakukan konsultasi atau konseling.

Komitmen ini sangat penting mengingat dlm proses terapi hipnoterapis dan juga client tidak dapat memprediksi data apa yang akan diungkap oleh pikiran bawah sadar client. Seringkali terjadi masalah yang tampaknya sepele & mudah diatasi ternyata ialah simtom dari satu akar masalah yang sangat serius yang membutuhkan beberapa sesi terapi agar tuntas.

Apa akibatnya bila terapi hanya dilakukan satu sesi padahal belum tuntas?

Yang terjadi ialah client   bisa menjadi semakin labil & justru akan semakin bermasalah. Ibaratnya seorang dokter bedah yang telah membuka perut pasien namun tidak menutup rapat bekas bukaan operasi ini. Akibatnya bisa sangat fatal.

15. client datang kehipnoterapis untuk terapi, bukan untuk melawan, menguji, atau ingin mengalahkan terapis

Ada client yang melakukan therapy shopping. Ia bangga telah diterapi banyak hipnoterapis namun tidak sembuh. Pola pikir client tipe ini ialah ia kehipnoterapis bukan untuk mencari bantuan menyembuhkan masalahnya namun ia ingin menguji atau mengalahkan terapisnya.

Ada juga client yang bangga bila terapisnya gagal menghipnosis dirinya. Ia merasa lebih unggul atau kuat dibanding terapisnya.

16. client tidak menganalisa

Ada client yang ingin diterapi & sekaligus ingin “belajar” teknik yang digunakan terapis. Akibatnya, ia tidak bisa masuk ke kondisi hipnosis & terapinya tidak berhasil.

Klien tipe ini rugi dua kali. Pertama, ia sdh bayar mahal untuk menjalani terapi namun tidak ada hasilnya. Kedua, ia tidak dapat mengerti apa yang dilakukan hipnoterapis karena client   tidak belajar teori & teknik yang digunakan hipnoterapis.

Keingintahuan client   membuat pikiran sadarnya tetap aktif karena melakukan analisa. Hal ini menghambat proses induksi sehingga ia tidak bisa berpindah dari kesadaran normal ke kondisi trance.

17. client mampu berkomunikasi secara verbal

Komunikasi verbal sangat penting dlm hipnoterapi. Setelah proses induksi biasanya client akan menutup mata sampai hipnoterapis selesai dilakukan. hipnoterapis berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar client   secara verbal.

Untuk itu client harus bisa memahami bahasa yang digunakan terapis. Bila misalnya hipnoterapis menggunakan bahasa Indonesia & client kurang cakap berbahasa Indonesia maka terapi tidak bisa dilakukan dengan efektif.

Hambatan lain ialah bila, misalnya, client mengalami masalah pendengaran yang mengakibatkan komunikasi antara client dan hipnoterapis menjadi tersendat.

18. client tidak di bawah pengaruh obat penenang

Klien yang sedang di bawah pengaruh obat penenang biasanya akan sulit diinduksi. Namun dengan teknik induksi khusus client   tipe ini tetap dapat masuk kondisi trance. Hambatan lain akibat pengaruh obat penenang yaitu perasaan client menjadi tumpul. client   tidak dapat merasakan emosinya padahal emosi inilah yang akan diproses dlm terapi.

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Salam Kesadaran Jiwa Sehat Indonesia.

Dede Mustafa
Mind therapist

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD No. 15
Kelapa Gading
Jakarta utara

Telp 08111494599
087883171247

Terapi Merokok Ala Dr Gretha

Terapi Merokok
Rokok Sehat Ala Dokter Gretha
(Tulisan Joni Aryadinata)

Saya seringkali mendengar tentang argumen "rokok itu menyehatkan" dari Dokter Gretha dan Prof Sutiman (ahli biologi dan fisika) yang keduanya membuka klinik di Malang. Mereka berhasil menjinakkan kanker dan berbagai macam penyakit, dengan menghisap dan menyemburkan asap rokok. Saya membaca artikel-artikel yang berkenaan dengan itu. Saya juga menonton video (yang dengan mudah bisa ditemukan di youtube), tentang bagaimana tembakau di tangan Dokter Gretha dan Profesor Sutiman, menjadi senjata ampuh melawan kanker kronis.

Tapi saya belum pernah melihat langsung, ---dan terus terang, saya sangat penasaran. Sampai suatu sore, Prov Among Kurnia Ebo mengajak saya pergi ke Nanggulan, Kulonprogo (20 kilometer dari Yogyakarta). Ia mengatakan, "Mari kita melihat, dan merasakan keajaiban tembakau."

Dokter Gretha, ternyata membuka cabang pengobatan tembakaunya di Kulonprogo. Klinik pengobatan itu ditangani oleh murid beliau, yang hampir 10 tahun menjadi asisten, menemani Dokter Gretha.

Tidak seperti lazimnya sebuah klinik yang selalu hampir dipastikan terdapat pengumuman "dilarang merokok", di tempat ini bertoples-toples rokok disajikan di atas meja. Lengkap dengan asbak yang berjejer. Setiap tamu yang datang dipersilahkan merokok. "Semakin banyak merokok, semakin sehat," begitu slogan yang diberlakukan di tempat ini.

Tak ayal, para asisten yang rata-rata adalah perempuan, --mereka ngobrol sambil merokok. Rokok yang mereka istilahkan dengan sebutan "devine".

Devine adalah sebuah campuran antara tembakau dan berbagai rempah, yang telah disterilkan dengan cara tertentu, sehingga menghasilkan sebuah paduan khas dengan aroma yang sedikit berbeda dengan rokok biasa. Asap yang telah menjadi nano ini (saya belum memahami betul arti kata "nano"), yang menjadi senjata utama untuk memerangi kanker.

Setiap pasien ditangani selama 3 jam. 1 jam pengasapan dengan pembakaran tembakau rempah yang dibakar di atas tungku (pasien duduk di atas kursi, dengan separuh badan ditutup sarung dimana tepat di bawah kursi diletakkan tungku yang menyala). Setelah proses pengasapan selesai, barulah proses selanjutnya, yakni: memasukkan asap dengan sebuah alat ke lubang telinga (semacam alat injeksi), seluruh area kepala, leher, dan bahu.

Tahap berikutnya adalah pembaluran. Seluruh badan dibalur rempah yang dicampur abu hasil pembakaran rokok dan tungku. Pasien kemudian dibungkus alumunium foil, dan dibaringkan selama satu jam di atas lempeng tembaga. Kemudian proses terakhir, adalah mengucuri seluruh tubuh pasien dengan air mendidih.

Air mendidih? Ya. Harus dengan air mendidih. "Tapi tenang, semua aman. Dijamin pasien tidak akan mlonyoh (julit mengelupas dan terbakar). Sebab campuran antara ramuan balur, serta pengaruh lempengan tembaga, akan menetralisir suhu seketika. Seluruh toksin, racun-racun radikal bebas yang mengendap selama bertahun-tahun di dalam tubuh, serentak keluar dalam proses ini. Lewat seluruh pori-pori, keringat, kencing, dan BAB (pasien akan langsung mules, dan mengeluarkan seluruh cairan perut berwarna hitam kecoklatan serta gas yang keluar secara beruntun).

Saya adalah pasien tanpa penyakit. Tapi tanpa disadari, seumur hidup saya telah menghirup jutaan zat beracun lewat udara (polusi, debu, asap kendaraan), lewat makanan (pestisida, zat pengawet, hingga formalin). Sebab dari sinilah salah satu sumber berbagai macam penyakit bisa tumbuh (diantaranya adalah kanker). Maka saya berbaring di atas lempengan tembaga, setelah satu jam diasapi tungku aroma tembakau pekat, sambil  terus-menerus merokok devine. Telinga saya dimasuki asap, pori-pori kulit saya dimasuki asap, semuanya mengandung tembakau.

Saya berbaring dibungkus alumunium foil, rasa panas rempah yang dibalurkan ke seluruh tubuh (dari ujung kaki hingga ujung kepala) perlahan merasuki sekuruh pori-pori kulit. Mata terpejam, dan sedikit mengantuk.  Lengkapnya :

 http://smokertherapy.blogspot.co.id/2016/08/terapi-merokok.html?m=1